Minta Polres Terkait Penegakan Hukum

Bupati Merangin Ada Cukong di Balik PETI

Senin, 25 Oktober 2021 - 08:28:14 WIB

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, BANGKO, MERANGIN – Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Provinsi Jambi, terus terjadi. Korban sudah berjatuhan. Lingkungan pun rusak. Di Kabupaten Merangin contohnya. Kegiatan ini masih berlanjut.

Perbuatan melanggar hukum ini, tak hanya mengakibatkan bencana alam seperti abrasi dan banjir. Ulah pelaku yang terus masuk ke dalam hutan, mengganggu hewan di sana. Harimau pun sampai keluar, mencari makanan.

Baca Juga : Jangan Cuma Penertiban

Korban terkaman hewan buas ini pun sudah berjatuhan. Sejauh ini, Pemkab dan Polres Merangin terus berusaha mencari solusi. Bupati Merangin Mashuri sendiri mengaku kewalahan, dengan persoalan PETI di Bumi Tali Undang Tambang teliti tersebut.

Dia pun hanya bisa menyerahkannya ke penegak hukum. "Pertama kita sudah melakukan imbauan untuk tidak melakukan aktifitas PETI, kita serahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Karena persoalan PETI di Kabupaten Merangin ini saya nilai banyak dilakukan oleh cukong (pemodal)," ungkap Mashuri.

Dia meminta masyarakat yang bekerja di PETI untuk kembali berkebun. Pasalnya, komoditi pertanian sudah cukup menjanjikan. "Sementara untuk lapangan kerja, Pemkab Merangin sedang mengupayakan dan mencari solusi terbaik atas permasalahan pekerja PETI yang notabene untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu keterbatasan anggaran juga menjadi faktor sulitnya dalam pemberantasan PETI itu sendiri," keluhnya.

Mashuri juga menekankan kepada sejumlah kades untuk ikut serta memberantas PETI. "Kita sangat serius dengan PETI ini karena dampaknya sudah sama-sama kita rasakan, "pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy mengaku serius dengan persoalan ini. Tetap melakukan penindakan. “Namun tidak cukup dengan penindakan. Kita butuh kerja sama dengan pemerintah daerah," ungkapnya.

Sama dengan pemerintha, pihaknya juga terus mengimbau dan mencari solusi terkait pekerja, yang menggantungkan nasib mereka dengan bekerja di tambang ilegal tersebut.

Terkait cukong atau pemodal PETI, dia mengaku tetap melakukan upaya penegakan hukum. Kata dia, tanpa ada laporan masyarakat, pihaknya tetap berupaya melakukan penegakan hukum. "Jika kita menemukan aktifitas PETI di lapangan, tetap kita lakukan penindakan," pungkasnya. (min/rib)




loading...

BERITA BERIKUTNYA