Nasroel : Jangan Coba-Coba Jual Jabatan

Harus Loyal

Selasa, 23 November 2021 - 09:36:10 WIB

LANTIK : Gubernur Jambi Al Haris melantik pejabat eselon II Pemprov Jambi di rumah dinas gubernur Jambi, Senin (22/11) pukul 15.00 kemarin.
LANTIK : Gubernur Jambi Al Haris melantik pejabat eselon II Pemprov Jambi di rumah dinas gubernur Jambi, Senin (22/11) pukul 15.00 kemarin.

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KOTA JAMBIJAMBI – 13 pejabat baru saja dilantik Gubernur Jambi, untuk mengisi posisi eselon II atau setara dengan kepala dinas. Para pejabat ini, dilantik di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (22/11) pukul 15.00.

Dalam kesempatan itu, Haris berpesan untuk tetap bekerja dengan baik. Terpenting melayani dan berbuat untuk masyarakat. “Bukan loyal dengan gubernur, tapi loyal dengan provinsi dan membangun Jambi,” kata dia.

Lanjutnya, ini untuk mendukung kinerja dan menjalankan Program dari Gubernur Jambi. Dalam bekerja, harus diutamakan sinergitas dan hubungan yang baik dengan bawahan.

“Kita harus punya integritas dan bekerja dengan kualitas,” singkatnya. Pelantikan kali hanya dilakukan sebagian dari 52 peserta yang ikut job fit. Karena  ada beberapa jabatan yang masih menunggu izin dari Kemendagri. “Selain itu, kita tak boleh melantik secara beramai-ramai, dan InsyaAllah nanti ada tahapan berikutnya,”  tambahnya.

Kata dia, pelantikan ini merupakan dari hasil job fit yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. “Job fit tak bisa dibohongi tampak jabatan mana yang cocok selama job fit, kelihatan pasnya pejabat di mana,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, untuk jabatan yang kosong akibat dari roling yang dilakukan ini, akan diisi dengan Plt untuk sementara waktu. Salah satunya dinas Perhubungan Provinsi Jambi yang kini dijabat oleh Plt yakni Kepala Bidang di Dishub Ismed Wijaya.

Kemudian, RSUD Raden Mattaher masih diisi oleh Ferry Kusnadi sebagai Plt, meski dirinya baru saja dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. “Ini tidak masalah, sambil menunggu siapa penggantinya nanti,” jelasnya.

Terkait ini, pengamat Jambi Nasroel Yasir menilai, pejabat yang dilantik ini untuk membantu gubernur. “Mereka yang dilantik ini lebih banyak wajah lama di Pemprov Jambi, paling ada dua orang yang dari luar pemprov,” kata dia.

Lanjutnya, ini merupakan pilihan gubernur, yang sudah mengetahui potensi dan kualitas pejabatnya. Menurutnya, dalam pelantikan ini Haris tidak memandang orang terdekat saja.

Nasroel menganggap, pejabat yang dilantik ini memliki track record yang jelas dan bagus, sehingga tidak salah jika mereka dilantik, meski harus berpindah tempat menjabat.

Nasroel berharap, dengan dilantiknya pejabat ini, maka harus bisa selekstif dalam menjalankan visi misi gubernur Jambi. Kemudian jangan mudah terpengaruh dengan orang lain, untuk melakukan jual beli jabatan pada pejabat eselon tiga.

“Di lingkup kepala dinas jangan sampai ada jual beli jabatan, jangan coba-coba untuk itu, karena mereka telah dipercaya, jadi kejar target untuk pembangunan di Provinsi Jambi ini,” jelasnya.

Kemudian, kepala dinas yang baru saja dilantik tersebut juga tidak boleh seenaknya mengganti pegawainya, namun harus tetap menggunakan prosedur. “Karena rawan terjadinya jual beli jabatan,” sebutnya.

Terbukti, orang lama yang dilantik ini seperti pejabat yang pernah dinonjobkan pada periode lalu oleh gubernur sebelumnya, kemudian di masa gubernur Jambi Al Haris, mereka kembali dilantik. “Artinya murni bahwa gubernur memilih orang yang berkompeten dan layak untuk jabatan itu,” tandasnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, dia mengapresiasi Haris yang melantik kepala dinas dan staf ahlinya. Untuk yang dilantik sendiri, bukan orang baru, akan tetapi orang lama di Pemprov Jambi.

“Yang penting dalam memilih orang untuk dilantik tidak menggunakan sistim kedekatan dengan orang lain, tetapi mereka yang berkompeten dibidangnya,” kata dia.

Terlepas dari itu, melantik dan memilih pejabat untuk duduk di bangku kepala dinas juga hak dari Gubernur Jambi. Namun, DPRD Provinsi Jambi akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengawasan. “Tetap kerja dengan maksimal, kami juga akan pantau itu, program guebrnur Jambi harus didukung,” tambahnya.

Diketahui, untuk pejabat yang baru saja dilantik tersebut yakni Ariansyah sebelumnya tugas di BPSDM, dia dilantik menjabat sebagai Staf ahli gubernur bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan. Kemudian, Husairi sebelumnya Pelaksana BPSDM kini dilantik sebagai Staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM.

Akhmad Bastari sebelumnya Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, jabatan baru Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sri Argunaini sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, jabatan baru Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Varial Adhi Putra sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, jabatan baru epala Dinas Pendidikan.

Novriadi sebelumnya Kepala Biro Pembangunan dan Kerjasama, jabatan baru Kepala Biro Pengadaan Barang Jasa, Ferry Kusnadi sebelumnya Direktur RSUD Raden Mattaher, jabatan baru Kepala Dinas Kesehatan, Mukhtamar Hamdi sebelumnya Kepala Biro Ekonomi dan SDM, jabatan baru Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Johansyah sebelumnya Kepala Biro Administrasi Pimpinan, jabatan baru Kepala Biro Perekonomian dan SDM, Edi Kusmiran sebelumnnya Kepala Bagian di Biro Pemerintah, Jabatan baru Kepala Biro Administrasi Pembangunan.

Tandri Adinegara Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Merangin, jabatan baru Kepala Biro Administrasi Pimpinan. Jangcik sebelumnya menjabat Kepala DPMPTSP Merangin jabatan baru Asisten Administrasi umum Sekda Provinsi Jambi.

Arief Budiman sebelumnya menjabat Kadis Pemberdayaan Desa dan Masyarakat Kabupaten Batanghari jabatan baru Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. (slt/rib)




loading...

BERITA BERIKUTNYA