Benahi Karakter Siswa saat PTM

Kamis, 25 November 2021 - 09:27:51 WIB

SISWA     : Siswa SDN 1 Kota Jambi sedang mengikuti PTM di kelas.
SISWA     : Siswa SDN 1 Kota Jambi sedang mengikuti PTM di kelas.

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KOTA JAMBI, JAMBI - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang berlangsung sejak Oktober lalu, seakan menjadi peluang bagi beberapa sekolah di Kota Jambi, untuk memperbaiki setiap unsur dalam sekolah yang sempat terabaikan selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Seperti SDN 1 Kota Jambi, selama PTM tidak hanya memperhatikan siswa dari segi akademik, namun juga berupaya membenahi karakter siswa.

Waka Kesiswaan SDN 1 Kota Jambi, Toni menyampaikan, dalam perpindahan sistem pembelajaran dari daring ke tatap muka, tentunya siswa mengalami perubahan. Terlebih, sistem daring berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi siswa, terutama dari segi karakter.

“Memang benar, selama PTM, yang sangat tampak yakni adanya perubahan sikap pada siswa. Pertama disiplin waktu. Jika biasanya ketika online siswa bangun siang, sekarang saat tatap muka siswa harus bangun pagi. Kemudian, sikap terhadap guru dan teman. Selama online, para siswa mungkin tidak mengenal gurunya dan teman-temannya, saat ini mereka harus hormat terhadap guru dan dapat bersosialisasi dengan teman, meskipun masih terbatas. Hal-hal inilah yang terus kami benahi,” ujar Toni.

Dalam upaya membenahi karakter siswa, selama PTM pendidik di SDN 1 Kota Jambi selalu memberikan arahan dan pendidikan dasar mengenai kedisiplinan. Juga mengenai kepedulian sosial dan sikap-sikap terpuji lainnya kepada siswa.

Selain itu, pembenahan karakter di SDN 1 Kota Jambi, juga dibentuk dari kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan dan kelas. Meskipun tugas membersihkan kelas tidak dibebankan kepada siswa, namun siswa tetap diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelas selama PTM berlangsung.

“Kami juga menanamkan rasa tanggungjawab kepada siswa, terkait menjaga kebersihan lingkungan dan kelas. Memang saat PTM, kami tidak membagi siswa untuk piket. Karena jika siswa bergantian memegang alat kebersihan, itu sangat berisiko. Sehingga saat ini, yang membersihkan kelas hanya cleaning service sekolah. Namun, walaupun demikian, kami tetap menginstruksikan siswa agar tetap menjaga kebersihan kelas serta lingkungan. Bagaimana keadaan kelas saat mereka datang, harus sama dengan saat mereka pulang,” paparnya.

Toni menambahkan, berkat upaya-upaya pembenahan yang dilakukan oleh pendidik di SDN 1 Kota Jambi, saat ini progres karakter siswa mulai terlihat dan siswa menjadi terbiasa. Toni berharap, sistem PTM yang saat ini berlaku di setiap sekolah, dapat berlangsung secara permanen. Sehingga pembenahan terhadap karakter siswa dapat terus dilakukan dan siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang benar. (mg15/enn)

 




loading...

BERITA BERIKUTNYA